13 September 2013

Meriahnya Khitanan Massal 2013



Khitan merupakan salah satu ajaran dalam islam, yang bertujuan untuk mensucikan diri. Selain itu, juga merupakan sebuah bukti ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT. Menurut ketua Panitia dan sekaligus manajer LAZIS PLN Dist. Jakarta dan Tangerang, Lala Arief Fadila, pada tahun ini khitan yang dilaksanakan oleh LAZIS PLN Dist. Jakarta dan Tangerang menargetkan 1.200 anak. Selain khitan, pada kesempatan itu, juga diserahkan santunan berupa uang saku dan satu paket bingkisan yang berisi tas, buku tulis, sarung, snack, peci dan Juz ‘amma.

Kegiatan yang merupakan program rutin tahunan LAZIS PLN Dist. Jakarta dan Tangerang ini merupakan kerjasama antara LAZIS PLN Dist. Jakarta & Tangerang, Manajemen PLN Dist. Jakarta & Tangerang dan Persatuan Ibu (PI) PT.PLN (Persero). Acara ini berlangsung di 7 lokasi dan dilaksanakan secara serempak pada hari Sabtu tanggal 29 Juni 2013. Adapun ketujuh lokasi “Khitanan Massal” itu antara lain Kantor Distribusi PT.PLN Dist. Jakarta & Tangerang yang berada di Jl. MIR Rais No.1 Jakarta, sebagai lokasi induk, serta enam lokasi lain yang berpusat di area (Priok, Bandengan, Bulungan, Jatinegara, Kramat Jati, dan Cikupa).
Para orang tua terlihat sangat antusias mengikuti acara tersebut. Terbukti dengan kedatangan para peserta yang sudah antri dari sehabis subuh. Mereka dengan sabar menunggu panitia membuka registrasi ulang yang dijadwalkan pukul 07.00 WIB. Hadir pula pada kesempatan khitanan missal tersebut, bapak Parta sebagai perwakilan dan pihak manajemen PT.PLN (Persero) Dist. Jakarta & Tangerang. Dalam sambutannya, beliau sangat mendukung sekali acara ini serta berharap kegiatan yang dilaksanakan oleh LAZIS PLN Dist. Jakarta & Tangerang ini dapat bermanfaat kepada masyarakat secara umum.
Sebelum acara khitan dimulai, hadir pula sebagai pembaca do’a yaitu ust. Ferry Nur, S.Sos sekaligus memberikan motivasi kepada para orang tua tentang kebaikan dan manfaat dari khitan menurut pandangan agama islam. Tepat pukul delapan kegiatan “Khitanan Massal” dimulai. Sebanyak 22 dokter dikerahkan. Dengan kuota perbandingan 1 dokter menangani minimal 10 anak, karena khusus untuk kantor distribusi menargetkan 300 peserta. Setelah dikhitan peserta kemudian masuk dalam ruang observasi sekitar 15 menit sebelum diperbolehkan pulang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi, hal-hal yang mungkin tidak diinginkan, serta untuk mengecek hasil jahitan khitan yang dilakukan. Barulah setelah dinyatakan selesai oleh dokter, peserta diperbolehkan pulang dengan diberikan satu paket obat dan bingkisan.
Alhamdulillah, sekarang anak saya sudah dikhitan, kami sangat berterima kasih kepada LAZIS PLN yang telah menyelenggarakan khitanan massal ini secara gratis. Semoga amal dan jariyah dari para muzakki diterima di sisi Allah dan mendapat balasan yang berlipat ganda. Amin.